Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Jumlah Produksi Menggunakan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS)

Fransiskus Ginting, Yolanda Angelita, Ade Ambarwati Br Ginting

Abstract


Jumlah produksi mempengaruhi keuntungan dan kerugian yang terjadi di semua perusahaan. Sering kali masalah yang timbul di sebuah perusahaan karena adanya produksi barang yang berlebih dan penjualan barang tidak stabil. Pemesanan yang tinggi dan rendah pada waktu tertentu mengakibatkan sulitnya menentukan jumlah produksi yang tepat. Ketidaktepatan jumlah produksi dan permintaan sangat berpengaruh terhadap tingkat kerugian yang diakibatkan kurangnya persediaan, karena jumlah produksi barang yang terlalu rendah, ataupun berlebihannya persediaan barang baik untuk bahan baku maupun barang jadi karena jumlah produksi yang terlalu tinggi. Menentukan jumlah produksi dan mampu mencari tahu perkembangan harga saing serta produk apa yang akan dipasarkan yang dapat menarik dan ada daya jualnya. Produksi pemasaran barang yang tepat dapat meminimalisir kerugian dan dapat memantau jumlah barang yang akan dipasarkan. Masalah ini bisa diselesaikan dengan sistem pendukung keputusan. Untuk menentukan jumlah produksi dapat digunakan metode Weight Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS). Metode WASPAS dapat digunakan untuk proses jumlah produksi yang tepat dengan kriteria-kriteria yang telah di tentukan.

Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Menentuan Jumlah Produksi, WASPAS


Full Text:

PDF

References


S. Kusumadewi, S. Hartati, A. Harjoko, and Retantyo Wardoyo, “Fuzzy Multi Attribute Decision Making (FUZZY MADM),” Ed. Pertama Cetakan Pertama. Graha Ilmu. Yogyakarta., 2006.

Kusrini, Konsep Dan Aplikasi Pemdukung Keputusan. Yogyakarta: Andi, 2007.

E. D. Marbun, L. A. Sinaga, E. R. Simanjuntak, D. Siregar, and J. Afriany, “Penerapan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment Dalam Menentukan Tepung Terbaik Untuk Memproduksi Bihun,” vol. 5, no. 1, pp. 24–28, 2018.

E. Turban, J. E. Aronson, and T. Liang, “Decision Support Systems and Intelligent Systems.”

G.-H. Tzeng and J.-J. Huang, Multiple Attribute Decision Making Method And Applications. CRC Press, 2011.

E. K. Zavadskas, J. Antucheviciene, J. Saparauskas, and Z. Turskis, “MCDM methods WASPAS and MULTIMOORA: Verification of robustness of methods when assessing alternative solutions,” Econ. Comput. Econ. Cybern. Stud. Res., vol. 47, no. 2, 2013.

D. O. Madić, M., Gecevska, V., Radovanović, M., Petković, “Multi-criteria economic analysis of machining processes using the waspas method,” J. Prod. Eng., vol. 17, no. 2, pp. 79–82, 2014.

J. Afriany, L. Ratna, S. Br, I. Julianty, and E. L. Nainggolan, “Penerapan MOORA Untuk Mendukung Efektifitas Keputusan Manajemen Dalam Penentuan Lokasi SPBU,” vol. 5, no. 2, pp. 161–166, 2018.

P. Simanjuntak, I. Irma, N. Kurniasih, M. Mesran, and J. Simarmata, “Penentuan Kayu Terbaik Untuk Bahan Gitar Dengan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment ( WASPAS ),” J. Ris. Komput., vol. 5, no. 1, pp. 36–42, 2018.

S. Barus, V. M. Sitorus, D. Napitupulu, M. Mesran, and S. Supiyandi, “Sistem Pendukung Keputusan Pengangkatan Guru Tetap Menerapkan Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment ( WASPAS ),” MEDIA Inform. BUDIDARMA, vol. 2, no. 2, pp. 10–15, 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Seminar Nasional Sains dan Teknologi Informasi (SENSASI)