Minggu, 19 Juli 2020 | 22:37 WIB

Nilai-Nilai dari Rencana Merger Bank Syariah


Dilihat: 762 kali

Nilai-Nilai dari Rencana Merger Bank Syariah

Belakangan ini isu merger Bank Syariah semakin kencang setelah sebelumnya pernah tertunda pada periode Menteri Badan Usaha Milik Negeria (BUMN) Erick Thohir. Rencana merger ini bergulir pertama kali di Kementerian BUMN di masa Menteri Dahlan Iskan (2011-2014), kemudian dilanjutkan oleh Menteri Rini Soemarno (2014-2019) dan saat ini Menteri Erick Tohir dengan masa jabatan 2019-2024, juga berencana melakukan merger bank syariah khususnya bank syariah yang dimiliki bank BUMN yang berstatus sebagai anak perusahaan. Tentunya Menteri BUMN saat ini Erick Thohir merupakan penentu akan terjadi atau tidaknya merger bank syariah.

Apabila kita melakukan analisa singkat, bisnis halal di Indonesia menjadi komoditi yang memiliki prospek yang menjanjikan, bukan hanya dari busana, wisata, ataupun kuliner, akan tetapi juga keuangan bahkan politik juga memiliki kontribusi yang signifikan dalam kehidupan bermasyarkat, berbangsa dan bernegara. Hal tersebut dikarenakan Indonesia merupakan negara dengan jumlah Muslim terbesar di dunia, yang menurut Nugroho (2020) jumlah Muslim di Indonesia telah mencapai 209,2 juta di tahun 2010. Dengan jumlah tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara peringkat pertama dengan jumlah Muslim terbanyak di dunia.

Dengan modal pasar muslim yang besar tersebut, tentunya pemerintah Indonesia tidak rela bahwa masyarakat Indonesia hanya dijadikan target pasar dari komoditi dan layanan yang berbasis syariah atau halal dari negara lain. Wujud dari antisipasi tersebut adalah pemerintah berencana menjadikan Indonesia sebagai pusat bisnis dan keuangan syariah yang juga dicanangkan pada saat kampanye pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada periode 2019-2024 (B. P. Nugroho, 2018).

Salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan rencana yang dilakukan saat ini adalah penggabungan bank syariah milik bank BUMN menjadi satu bank syariah. Fenomena memperkuat perkonomian Indonesia dengan keuangan syariah merupakan suatu keniscayaan, hal tersebut direfleksikan dengan terjadi berberapa bank konvensional melakukan konversi menjadi bank syariah, seperti Bank Riau, Bank NTB, bahkan di Aceh terdapat Qanun Aceh yang berdampak seluruh bank konvensional di Aceh menjadi bank syariah.

Isu akan adanya penggabungan bank syariah yang terdiri dari Bank Mandiri Syariah (BSM), BNI Syariah (BNIS), BRI Syariah (BRIS), dan BTN Syariah (BTNS) semakin mengarah menjadi kenyataan dimana hari Sabtu tanggal 11 Juli 2020 terjadi diskursus yang sangat intens dan menarik seluruh kalangan masyarakat baik akademisi, praktisi dan juga masyarakat umum untuk mengetahui komitmen pemerintah dalam mewujudkan penyatuan atau merger dari bank syariah milik bank BUMN.

Diskursus ini diselenggarakan oleh Young Islamic Bankers (YIB) dan Forum Silaturahim Studi ekonomi Islam (FoSSEI) yang meghadirkan pembicara yang antara lain adalah Alfi Wijaya (Pengurus DPP Asbisindo-Dewan Penasihat KA FoSSEI), Iggi H. Achsien (Tim Ahli Wakil Presiden), dan Kindy Miftah (Chief Strategy-Young Islamic Banker). Adapun tema dari diskursus tersebut sangatlah menggelitik seperti halnya forum Indonesia Lawyer Club (ILC) yang mengankat tema yang selalu update dan menjadikan masyarakat curious-ingin tahu dan penasaran, “Merger Bank Syariah BUMN Akankah Terjadi dan Apa Dampaknya?.” Hasil dari diskursus tersebut adalah tujuan utama dari merger bank syariah adalah memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat yang dilandasi dengan konsep Maqasid Syariah sehingga nilai-nilai yang perlu ada dalam merger bank syariah agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi dan pemahaman sehingga terjadi dispute diantara para pihak antara lain:

- Berlomba-lomba dalam kebaikan;
- Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain;
- Seluruh muslim adalah bersaudara

Dengan demikian tujuan dari proses merger bank syariah bukan hanya didasarkan atas aspek Profit semata-mata, akan tetapi didasarkan atas prinsip Prophet-Keilahian dimana ekspektasi dari adanya merger antara bank syariah yang dimiliki bank BUMN akan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap segmen UMKM sehingga sektor riil dapat bergerak dan berdampak terhadap pertumbuhan serta stabilitas ekonomi.

Penulis: Lucky Nugroho-Akademisi dan Praktisi Bank Syariah

 


Bila artikel ini bermanfaat silahkan share Nilai-Nilai dari Rencana Merger Bank Syariah ini dengan teman anda, Terima kasih sebelumnya

Artikel Terkait 'webinar'

FKPT Bekerja Sama Dengan Universitas Budi Darma Menyelenggarakan Webinar TEMBUS HIBAH PENELITIAN DIKTI dibaca (1787)
Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi Akan Langsungkan Webinar Kiat Sukses Meningkatkan Citasi pada Publikasi Ilmiah dibaca (1724)
FKPT Gagas International Talkshow Optimalisasi Kerjasama Regional dan Internasional dibaca (1718)
Download Materi Webinar Tips dan Strategi Publish di Jurnal Terakreditasi SINTA dibaca (1292)
UNIVERSITAS BUDI DARMA Selenggarakan Webinar How to be a “Good REVIEWER” pada Pada Jurnal Internasional & Terakreditasi Nasional dibaca (1283)
How To Published in SCIE Journal dibaca (1059)
Universitas Budi Darma Sukses Selenggarakan Webinar Internasional How to Publish in SCIE Journal dibaca (984)
STIM Sukma Bekerjasama Dengan Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi Selenggarakan Webinar Tips dan Strategi Publish di Jurnal Terakreditasi SINTA dibaca (981)
Untuk Meningkatkan Optimalisasi Kerjasama Perguruan Tinggi, FKPT Gelar Webinar International Talkshow dibaca (980)
AKADEMI FARMASI YPPM Mandiri Banda Aceh Gelar Seminar Internasional How to find Novelty in Research dibaca (869)
International Seminar Research Methodology for Theses dibaca (775)
Nilai-Nilai dari Rencana Merger Bank Syariah dibaca (762)
STIE EKA PRASETYA Adakan Webinar Strategi dan Percepatan Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen dibaca (603)
FKPT Gelar Seminar Online Kiat Sukses Meningkatkan Sitasi Pada Publikasi Ilmiah dibaca (586)
STOK Bina Guna Selenggarakan Webinar Nasional Kiat Meningkatkan Sitasi dan Strategi Publish pada Jurnal Nasional Terakreditasi dibaca (569)
STIE Eka Prasetya Selenggarakan Webinar Nasional Strategi & Percepatan Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen dibaca (510)
FKPT Selenggarakan Webinar Internasional Research Methodologi for Theses dibaca (506)
Akademi Farmasi YPPM Mandiri Banda Aceh Selenggarakan International Seminar dengan Topik How to find Novelty in Research dibaca (482)
Universitas Simalungun Sukses Selenggarakan Webinar Nasional Strategi Menulis di Jurnal Terakreditasi dan Internasional dibaca (460)
Webinar Nasional IAII dengan mengusung tema Aktualisasi Diri saat Pandemi dengan Pembuatan Video Tutorial di Youtube dibaca (362)


Berikan Komentar Anda Pada Artikel Nilai-Nilai dari Rencana Merger Bank Syariah
Search Topics
SEMINAR NASIONAL Teknologi Komputer & Sains (SAINTEKS) 2019
Seminar Nasional Multidisiplin Sebatik 2018 (SNSEBATIK)
Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer
Seminar Nasional Sains dan Teknologi Informasi (SENSASI)
Seminar Nasional Universitas Pasir Pangaraian
Top Artikel
Terbanyak Didownload

Kamis, 5 Desember 2019 | 15:59 WIB Dilihat 2844 kali

Download Materi Proposal Hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)

Senin, 18 November 2019 | 09:19 WIB Dilihat 2562 kali

Download Materi Workshop Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Sabtu, 27 Juli 2019 | 00:12 WIB Dilihat 1462 kali

Download Materi Pembicara Seminar Nasional 2nd SENSASI 2019
Terbanyak Dilihat

Jumat, 29 November 2019 | 15:01 WIB Dilihat 12591 kali

SEMINAR NASIONAL Teknologi Komputer dan Sains (SAINTEKS) 2020

Rabu, 28 November 2018 | 11:32 WIB Dilihat 11509 kali

SEMINAR NASIONAL Teknologi Komputer & Sains (SAINTEKS) 2019

Senin, 17 Juni 2019 | 17:07 WIB Dilihat 7650 kali

Seminar Nasional Sains dan Teknologi Informasi (SENSASI) 2019

Senin, 6 Agustus 2018 | 07:24 WIB Dilihat 5210 kali

Begini Penjelasan Direktur BAN PT, Terkait Similarity Terhadap Borang Akreditasi

Sabtu, 6 April 2019 | 13:16 WIB Dilihat 4957 kali

Seminar Nasional Riset Dan Information Science (SeNaRis) 2019
 (C)opyright  mesran.web.id 2018